Liputanberita.tk - DR, selaku istri salah seorang terduga teroris berinisial AS mengaku kaget mendengar kabar suami tercintanya terlibat kasus terorisme.
“Saya tidak tahu kalau suami saya ditangkap, saya tidak dikabari. Tadi makanya waktu anda datang saya kaget, saya baru tahu kalau suami saya ditangkap dari anda,” kata DR saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (11/12/2016).
Diketahui, AS ditangkap bersama dua orang lainnya berinisial DYN dan SN di Bekasi, Sabtu (10/12/2016) kemarin. DR mengaku jika suaminya sudah meninggalkan rumah sejak Jumat (9/12/2016), namun saat itu AS pergi begitu saja tanpa pamit kepadanya.
“Kemarin masih Salat Jumat disini (di masjid dekat rumah-red). Tahu-tahu, dia sudah enggak ada,” kata DR dengan wajah sedih.
Dalam kesehariannya, DR mengaku bahwa suaminya bekerja sebagai buruh serabutan dan menerima orderan percetakan MMT.
“Saya tahunya dia kerja sebagai buruh serabutan dan menerima orderan MMT di pabrik dekat rumah,” jelasnya.
Sementara, Kepala Desa Langenharjo, Sudiman mengaku semalam telah dikabari petugas dari Kodim Sukoharjo. Mereka memberitahukan jika salah satu warganya ditangkap di Bekasi.
“Tadi malam ada orang dari Kodim yang kesini. Benar itu warga kami, tapi saya tidak tahu seluk beluknya,” timpal Sudiman.

0 comments:
Post a Comment