Liputanberita.tk - Puluhan orang yang mengatasnamakan Aksi Solidaritas Penyelamatan Demokrasi meyambangi Gedung Polda Metro Jaya. Mereka, mendesak agar polisi membebaskan sejumlah pelaku makar yang ditahan.
“Kami mendesak polisi membebaskan aktivis pejuang rakyat dari penjara,” kata Koordinator Aksi, Robert L Umam di Jalan Jenderal Sudirman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2016).
Dengan menggunakan pengeras suara, Robert menjelaskan penangkapan aktivis seperti Sri Bintang Pamungkas, Hatta Taliwang, Jamran dan Rizal Kobar sangatlah ironis. Mereka mencontohkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tersangka penistaan agama yang justru masih bebas berkeliaran.
“Para pejuang rakyat itu bukan penista agama, bukan koruptor dan pembuat gaduh. Kenapa mereka yang dipenjara?” sindir Robert.
Sebab itu, dia meminta Kapolda Metro Jaya, Irjen Mochamad Iriawan memberikan penangguhan penahanan kepada sejumlah pelaku. Jika tidak, Robert mengancam akan membawa massa lebih banyak.
“Kalau tidak, kami akan membawa massa yang lebih besar untuk mengadakan aksi lain,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Setelah resmi ditetapkan tersangka, aktivis senior Hatta Taliwang akhirnya ditahan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menemani Sri Bintang Pamungkas, Jamran dan Rizal Kobar.
Disamping itu, Polda Metro Jaya sekarang juga tengah melacak tokoh yang diduga mendanai rencana makar. Dengan menggandeng PPATK, polisi mengklaim sudah mendapat beberapa bukti adanya transaksi.

0 comments:
Post a Comment