Liputanberita.tk - Kasus pembunuhan sadis terhadap SYD (15) sangat misterius. Setelah santer dikabarkan jika pembunuhan siswi SMP Bharlin School akibat hubungan asmara, kini kabar tersebut pun terbantahkan. Hal itu dikatakan saat dikonfirmasi Liputanberita dari sebrang telpon, Selasa (16/8) sore.

“Sudah kita periksa teman pria yang dekat dengan korban. Kini masih kita dalami,” ungkap Kapolsek Delitua, AKP Wira Prayatna kepada Kriminalitas.com.
Hingga kini Kapolsek masih enggan membeberkan identitas teman dekat SYD itu. Saat disinggung apakah pihaknya melakukan pemeriksaan marathon dan menahan pria yang merupakan teman dekat korban, Wira menampiknya.
“Setelah kami periksa langsung kami pulangkan, untuk apa kami tahan-tahan, kan tidak terbukti bersalah,” tutup mantan Wakasat Narkoba Polresta Medan ini.
Sementara Kanit Reskrim Polsekta Delitua, Iptu Jonathan saat dikonfirmasi mengaku masih terus mendalami aksi pembunuhan korban.
“Sudah lebih dari 6 orang saksi kami periksa termasuk rekan korban dan saksi TKP, kini masih kami dalami,” ucap Jonathan.
Saat disinggung apakah korban murni dibunuh di lokasi atau hanya dibuang, Jonathan pun mengaku belum bisa menyimpulkannya.
“Kita belum bisa mengetahui dibunuh dilokasi atau dibuang, karna arah penyidikan belum mengarah kesana. Pastinya kita masih bekerja dilapangan,” pungkas Jonathan.

“Sudah kita periksa teman pria yang dekat dengan korban. Kini masih kita dalami,” ungkap Kapolsek Delitua, AKP Wira Prayatna kepada Kriminalitas.com.
Hingga kini Kapolsek masih enggan membeberkan identitas teman dekat SYD itu. Saat disinggung apakah pihaknya melakukan pemeriksaan marathon dan menahan pria yang merupakan teman dekat korban, Wira menampiknya.
“Setelah kami periksa langsung kami pulangkan, untuk apa kami tahan-tahan, kan tidak terbukti bersalah,” tutup mantan Wakasat Narkoba Polresta Medan ini.
Sementara Kanit Reskrim Polsekta Delitua, Iptu Jonathan saat dikonfirmasi mengaku masih terus mendalami aksi pembunuhan korban.
“Sudah lebih dari 6 orang saksi kami periksa termasuk rekan korban dan saksi TKP, kini masih kami dalami,” ucap Jonathan.
Saat disinggung apakah korban murni dibunuh di lokasi atau hanya dibuang, Jonathan pun mengaku belum bisa menyimpulkannya.
“Kita belum bisa mengetahui dibunuh dilokasi atau dibuang, karna arah penyidikan belum mengarah kesana. Pastinya kita masih bekerja dilapangan,” pungkas Jonathan.
0 comments:
Post a Comment