Liputanberita.TK - Sebanyak 21 anggota Polri bermasalah mengikuti program pelatihan Pleton Khusus (Tonsus) yang digelar Divisi Profesi dan Pengamanan Internal (Propam) Polres Kota (Polresta) Tangerang.
21 anggota tersebut berpangkat Bripda hingga Aiputu harus mengikuti Tonsus lantaran terbukti melakukan pelanggaran internal mulai dari indisipliner hingga terjerat kasus narkotika.
Kepala Seksi Propam Polresta Tangerang, AKP Manguji Sagala mengatakan, Tonsus bentukannya ini sudah memasuki gelombang ketiga dan berjalan sukses.
“Ini gelombang ketiga, setiap gelombang jumlah berbeda-beda. Sangat jarang ada, anggota yang mengikuti gelombang untuk kedua kalinya,” ujar Manguji, Selasa (16/8).
Pelatihannya sendiri, difokuskan kepada pembinaan mental, fisik dan kedisiplinan. Dia berharap, pembentukan Tonsus mampu mendongkrak pribadi anggota Polri yang mengayomi, melindungi dan melayani.
“Untuk pembinaan kita sesuaikan dengan jenis pelanggaran mereka namun rata-rata indisipliner seperti mangkir dinas hingga tidak mematuhi perintah atasannya,” tutupnya.
21 anggota tersebut berpangkat Bripda hingga Aiputu harus mengikuti Tonsus lantaran terbukti melakukan pelanggaran internal mulai dari indisipliner hingga terjerat kasus narkotika.
Kepala Seksi Propam Polresta Tangerang, AKP Manguji Sagala mengatakan, Tonsus bentukannya ini sudah memasuki gelombang ketiga dan berjalan sukses.
“Ini gelombang ketiga, setiap gelombang jumlah berbeda-beda. Sangat jarang ada, anggota yang mengikuti gelombang untuk kedua kalinya,” ujar Manguji, Selasa (16/8).
Pelatihannya sendiri, difokuskan kepada pembinaan mental, fisik dan kedisiplinan. Dia berharap, pembentukan Tonsus mampu mendongkrak pribadi anggota Polri yang mengayomi, melindungi dan melayani.
“Untuk pembinaan kita sesuaikan dengan jenis pelanggaran mereka namun rata-rata indisipliner seperti mangkir dinas hingga tidak mematuhi perintah atasannya,” tutupnya.

0 comments:
Post a Comment